Aku Rindu,,,


Aku Rindu,,,
Aku rindu dirinya yang akrab dengan al Qur’an. Tiada hari tanpa memembacanya. Hari-harinya banyak dihabiskan untuk berinteraksi dengan al Qur’an
Aku rindu dirinya yang dalam sebulan hafalannya bertambah satu juz kendati pun hanya satu bulan itu yang dia gunakan untuk menambah dalam satu tahun
Aku rindu dirinya yang setiap jum’at tidak akan dilewati tanpa membaca surat al Kahfi pada hari itu
Aku rindu dirinya yang pada pagi dan petangnya tidak terlewati kecuali dengan bacaan ma’tsurot. Bukan ma’tsurot yang hanya dibaca sambil lalu dan hanya sekali tetapi dengan jumlah yang utuh
Aku rindu dirinya yang baginya puasa senin kamis bukan hal yang aneh bahkan menjadi suatu keanehan ketika dia meninggalkannya
Aku rindu dirinya yang menyapa mentari yang sedang naik dengan dhuhanya
Aku rindu padanya yang bangun pada sepertiga malam merupakan kebiasaan bahkan tanpa perlu alarm untuk membangunkannya. Dan dalam sepertiga malam itu ia tunduk sujud di hadapan Rabnya
Aku rindu padanya yang belajar baginya bukanlah beban tetapi suatu yang menyenangkan
Aku rindu dia yang membaca baginya adalah kebutuhan. Aneh ketika dia tidak menghabiskan buku pun dalam satu bulan
Sungguh aku rindu,,,
Dan kini ia hanya hidup dalam memoriku. Tapi aku ingin ia kembali akrab dalam hari-hariku. Berharap memori itu menjelma kembali dalam diriku karena dia adalah aku
Bismillah
Semoga bisa menjadi yang lebih baik
Jika dulu pernah baik maka besok harus lebih baik
Lebih baik dari sekarang dan dulu ^^ 

AKU GAGAL


               Bukan! Kalimat itu bukan kalimat yang diucapkan dengan nada putus asa dan tanpa harapan. Tidak sama sekali! Kalimat itu bukan kalimat yang diteriakkan sebagai wujud keterpurukan. Sama sekali tidak ada niat untuk itu. Itu bukan perwujudan dari kelemahanku karena tidak dapat mencapai apa yang aku inginkan. Tapi justru karena kalimat itulah aku tahu bahwa ada kata berhasil dibaliknya. Karena kalimat itu aku tahu bahwa hidup tidak berhenti di sini dan harus tetap berjalan. Seperti apapun keadaannnya. Senang atau susah. 
                Kegagalan itu menjadi sepotong episode dalam perjalan panjang cerita hidupku. Kegagalan itu memberi warna lain dalam hidupku. Ada tangis dan kecewa mungkin. Tapi itu hanya sesaat. Karena gagal bukan berarti selesai. Masih ada hal yang tetap harus diperjuangkan. Menyesali masa lalu boleh lah. Tapi cukup sampai disitu dan jadikan dia sebagai pelajaran. Untuk apa jika hanya menyesal kemudian mengulangi hal yang sama. Gagal pada hal yang sama adalah sebuah kebodohan. Apalagi itu karena tidak mengambil pelajaran dari masa lalu.
                Gagal adalah kata lain dari belum berhasil. Berarti jika gagal maka akan berhasil. Selama usaha yang dilakukan tidak putus dan do’a terus dipanjatkan. Kesempatan itu masih ada dan menyerahkan pilihan itu kepada aku. Akan aku gunakan atau lepas peluang itu begitu saja.
Sisa umur yang masih Alloh berikan ini entah sampai kapan. Aku tidak tahu kapan udara yang membersamaiku dalam setiap tarikan dan hembusan nafas ini tidak lagi lewat hidung. Aku tidak tahu kapan denyut kehidupan dari jantung ini akan berhenti berdetak. Dan aku tidak tahu apakah aku masih bisa melihat mentari pagi esok hari ataukah malam kelam ini adalah yang terakhir bagiku.
Biarkan kegagalan yang lalu menjadi pelajaran yang dibingkai oleh kearifan. Bukan kebencian yang ada ketika melihat kegagalan itu tetapi sebuah senyuman. Senyuman penyemangat untuk senantiasa berusaha untuk menjadi lebih baik. Perbaikan kecil yang terus menurus pasti pada akhirnya akan menampakkan hasilnya.
Biarkan saja semua orang menghina dan melihat dengan pandangan merendahkan. Aku masih punya Dzat terhebat yang menjadi sandaran. Aku punya Alloh tempat aku bisa menggantungkan semua keinginan dan kepenatanku. Dan jangan salahkan akau jika suatu saat aku yang akan tertawa di hadapan kalian.
 Perjalanan ini belum berakhir. Perjuangan ini belum usai. Masih banyak hal yang harus dibenahi. Masih ada asa yang harus diperjuangkan. Masih ada janji yang harus ditunaikan. Dan aku memilih menyerahkan segalanya padaNya setelah segala usaha dan do’a. Alloh dulu, Alloh lagi, Alloh terus  :)

menyelesaikan yang tertunda
KPFT disertai hujan yang tiba-tiba turun
#refleksi20



Tulisan Lama

sewaktu buka-buka koleksi buku lama, tiba-tiba nemu kertas dan isinya,,,, (silakan baca sendiri )


Sebenernya seingetku ini tulisan aku tulis buat menganalisis karakter lewat tulisan tangan. Tapi kali ini aku nggak berniat untuk menjelaskan karakterku yang terungkap lewat tulisan yg aku buat itu. Lain kali juga mungkin nggak :p. Cuma entah kenapa pengen ngepost tulisan ini. Waktu baca nggak berasa -dan setengah nggak percaya- kalo ini tulisanku. Berasa nemu kertas punya siapaaa gtuu.hehe :D 

tulisan 4 tahun lalu. semoga terealisasikan :)
nggak nyangka pernah nulis kayak gini :p
#refleksi20
nine to nine

Sebuah Janji

@syarofina hohoho.. sip2.. semangat mbaaak! yang diomongin ke aku juga jangan cuman ngomong doang yaa! :p

Sebaris kalimat yang sebenarnya biasa saja. Tapi itu bermakna dalam buatku. Aku jadi teringat pada hal yang -entah berapa lama- kulupakan. Hal yang pernah -dan masih- menjadi obsesi dan targetku. Dan pagi ini aku diingatkan kembali pada hal itu. Impian indah yang selalu terbayang dan belum juga dapat terealisasikan bahkan jauh dari kata hampir sekalipun. Pun jika proses menuju keberhasilan itu diprosentasekan itu baru mencapai angka 15% dan itu pun sepertinya saat ini angka itu berkurang :(

Rasanya rindu punya kesempatan untuk mengejar hal itu. Bukan berarti sekarang tidak ada kesempatan. Hanya saja mungkin aku yang tidak meletakkan itu pada prioritas yang pantas didahulukan. Mungkin aku merasa terlalu sayang -atau malas- untuk meluangkan waktu sejenak untuk menekuninya. Dan rasanya sedih ketika sadar kalau hal itu kian jauh dari genggaman ini.

Pagi ini aku diingatkan kembali dan tersadar, itu masih mungkin teercapai. Masih bisa. Sangat bisa. Yang jadi permasalahan MAU atau TIDAK MAU. Mau bersusah payah untuk mencapainya? Mau berjibaku dengan waktu yg sedikit dan meluangkannya? Mau tetep konsisten dan tidak putus semangat di tengah jalan? Mau tetap berjalan selangkah demi selangkah, kata demi kata, baris demi baris, lembar demi lembar sampai semua itu menjadi utuh? Maukah bersusah payah payah untuk melakukan itu semua? Ataukah memilih untuk seperti ini saja. Itu pilihan dengan konsekuensi masing-masing :)

Niat harus diperbaharui kembali nih. Semangat yang sempat meredup harus diperbesar dan dijaga nyalanya agar tidak padam di tengah-tengah. Perjalanan masih panjang. Pun ketika itu tercapai bukan berarti selesai tapi justru semakin berat. Karena menjaganya justru lebih berat dari sekedar membaca dan mengumpulkannya dalam memori sebagai sebuah ingatan. Selain itu, pemahaman dan pengamalan juga menjadi tuntutan. tapi itu tidak akan menjadi beban -seharusnya- ketika itu semua adalah rutinitas yang dijalani setiap hari. bukan suatu paksaan yang bahkan dilakukan dengan hati yang menggerutu. Ini akan ringan ketika dilakukan hanya karenaNya. Maka senyumanlah yang akan mengiringi perjalanan perjuangan untuk mencapainya.

Segala puji bagi Alloh yang telah memberikan peringatan untukku lewat jalan yang tidak aku sangka. Dengan cara yang manis tapi itu mengena. Terima kasih untuk anak kedokteran yang sudah menjadi perantara untuk mengingatkanku. Tunggulah aku akan menyusul. Cita-cita itu masih sama dan belum berubah. Dan aku percaya ketika kemauan kuat dibarengi usaha dan do'a yang tidak putus maka Alloh akan memberikannya. :)

Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah olehmu Al Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).”" (HR. Muslim)

30 bagian itu telah menunggu terlalu lama untuk ditemui dan disapa kembali. semoga ia selamanya menjadi bagian dari diriku.
#refleksi20 countdown-10 semoga lebih baik :)


senyuman itu tetep terukir
tidak dulu, kemarin, sekarang
atau mungkin esok
tidak ada yang berubah
entah karena apa
tapi senyuman itu tetap

^^
ruang3.3|ujian surdig|last 900 seconds
semoga senyum itu senantiasa teukir :)

Diberdayakan oleh Blogger.

Social Icons

:)

Social Icons

Cari Blog Ini

Featured Posts