Lihat, rencana yang sudah
disusun dengan rapi dari sejak beberapa minggu lalu buyar dan gagal pada
saat-saat terakhir. Segala macam usaha sudah ditempuh untuk membuat rencana itu
terealisasikan. Pada akhirnya keputusan terakhir tetap ada di tanganNya. Dan
percayalah itu adalah yang terbaik
Targetan selama beberapa
bulan ke depan sudah direncanakan dengan matang. Setiap langkah menuju ke arah itu
bahkan tergambar. Lalu tanpa diharapkan ada banyak hal yang terjadi. Targetan
itu tidak tercapai. Serasa usaha selama ini tidak ada hasilnya.
Ketika kamu berencana
pergi dan tidak jadi, percayalah Dia lebih tahu ada yang lebih baik ketika kamu
tidak pergi
Ketika kamu berencana
untuk mengosongkan akhir pekanmu untuk dirumu dan keluargamu lalu tiba-tiba ada
agenda yang harus kamu penuhi, percayalah Dia lebih tahu apa yang terbaik
bagimu
Ketika kamu sudah
menyusun rencana pada liburan dan tiba-tiba ada yang lebih penting untuk
dilakukan, percayalah Dia lebih tahu apa yang kamu butuhkan
Percayalah, Dia lebih
tahu apa yang terbaik bagimu. Bahkan meskipun kamu tidak menyukainya sekalipun.
Percayalah, Dia lebih
tahu apa yang lebih kamu butuhkan meskipun itu terasa berat bagimu sekalipun
Percayalah, Dia lebih
tahu scenario terbaik karena Dia-lah Yang Maha Mengetahui atas segala sesuatu.
Manakah lagi yang akan
kamu ragukan?
Manakah lagi yang perlu
kamu takutkan?
Manakah lagi yang akan
kamu dustakan?
skenario manakah yang lebih baik dari milikNya?
Gelap malam datang
menggantikan benderang siang
Menutup sempurna mentari
Tak tampak dalam jarak
pandang
Tapi aku tahu ia ada dan
tidak pergi
Karena aku percaya
Gulita malam ini tanpa
bintang
Awan sedang bermain
dengannya
Menyembunyikan bintang dibalik
tubuhnya
Tapi aku tahu bintang
akan kembali datang
Karena aku percaya
Tak setiap yang tak
terlihat tidak nyata
Bukan berarti yang tak
teraba tidak ada
Ketika logika tidak mampu
menjelaskan
Biarkan kepercayaan yang memberi
jawaban
dan aku percaya sepenuhnya padaNya
Semester empat belum genap sebulan berjalan. Kembali
merasakan rutinitas yang entah bagaimana aku harus mendeskripsikan. Yang jelas
semester ini bakal berbeda dengan semester-semester sebelumnya. Bahakan kurasa
tidak ahanya berbeda tapi sangat berbeda. Ya iyalah bakal BEDA BANGET! Nggak
mungkin semester dengan lima praktikum setiap minggu bisa sesantai sebelumnya
(emangnya sebelumnya santai? --a). Bahkan dua minggu pertama sudah sangat cukup
member gambaran nanti ke depannya. Sepertinya aku agak tidak siap kembali
menjalani rutinitas sebelumnya setelah terjeda libur cukup panjang yang rasanya
bener-bener liburan :p
Hohoho kuliah di jurusan yang nggak mudah (buat dapet nilai
bagus) dan materinya juga waw (karena dosennya terlalu jenius kali ya jadinya
aku nggak ngampe --a) sangat butuh perjuangan. Bukan perjuangan apa-apa tapi
perjuangan buat menaklukkan diri sendiri. Buat rajin dateng kuliah, duduk
dengan manis di kelas sambil dengerin baik-baik penjelasan dosen. Kalo perlu
nanya yang nggak ngerti. Tugas nggak pake di tunda (walopun sekarang masih tpi
udah lebih mending dari sebelumnya kok). Dateng nggak telat (ini juga telatnya
udah mendingan lah kalo bandingin dulu tapi tetep harus berusaha nggak telat).
No more sleep in the class (Yang ini selama 2 minggu ini berhasil. Yeay :D
sampe pada heran :P) dan satu lagi nggak banyak bolos (kalo nggak bolos sama
sekali susah kayanya lebih tetaptnya nggak mungkin soalnya kemaren aja udah ada
yg bolos --a) à *tiba-tiba
mikir emang dulu aku sebegitunya banget ya --a*
Yah, yang jelas hasil semester lalu cukup banget lah buat
jadi peringatan. Nggak perlu lah peringatannya sampe nilainya terjun bebasnya
sampe dasar jurang. Target buat semester ini nilainya HARUS lebih baik dari
semester 1. Berapa? Yah pokoknya harus lebih baik! Mboh piye carane! Ikhtiar maksimal dan do’anya harus
dikuatin nih.
Punya temen-temen yang super sekali di jurusan sedikit
banyak ngaruh juga ke aku. Gimana mau nggak ngaruh kalo bahkan yang lebih
khawatir sama nilaiku itu temenku yang udah nggak tau gimana lagi musti
bilangin aku biar rajin ngerjain tugas dan nggak telat dan bolos *cerita
semester lau*. Gimana aku bisa terus-menerus cuek sama tugas-tugasku kalo
temen-temenku pada rajin-rajin banget kaya gitu. Walaupun sebenernya kerajinan
mereka cukup buat aku stress dan minder sendiri sih.hehe Tapi sepertinya aku
harus bersyukur punya temen-temen kaya mereka. Sangat-sangat bersyukur. Karena
ada mereka aku bisa liat catetan kalo punyaku nggak lengkap. Karena ada mereka
aku bisa nanya kalo aku nggak bisa buat tugas atau ada materi yang belum
ngerti. Love you guys! Sadar atau nggak sadar #geodeleven mempengaruhi hidupku.
Tanpa kalian aku nggak akan kaya gini.
Kalo dipikir-pikir belakangan aku nggak jelas, random, dan
nyebelin itu bukan karena apa-apa atau siapa-siapa. Tapi karena diri sendiri
kok. Lebih karena nggak belum siap ngadepin situasi kaya gini dan kecewa
sama diri sendiri. Well, masih harus banyak belajar dan berguru sama banyak
orang nih. Kalo perlu berguru sama alam juga deh. Dan aku ngerasa bersalah
banget karena yang kena malah orang-orang deket aku. Sory banget guys L
Oke, sekalian deh pengen minta maaf sama orang-orang di
sekitarku yang banyak tersakiti, direpotin, kesel, marah dan segala rupa..
Sengaja atau nggak sengaja aku tetep salah. Jadi aku minta maaf buat semua hal
yang tidak mengenakkan belakangan ini yaaa. Kalo ada yang bisa kulakuin buat
nebusnya bilang deh. Tapi jangan minta yang aneh-aneh yaa :p
Setelah ini berarti yang ada adalah perubahan menuju lebih
baik. Suka-suka orang dah mau bilang apa. Yang jelas aku punya targetan sendiri
dan aku cukup bangga kalo aku bisa ngelewatin target yang aku buat untuk semester
ini. Chayooo!! Ganbatte!! :D :D :D
-dan beberapa targetan lain yang tidak aku bagi ke semua orang atau bahkan hanya aku dan Alloh yang tahu-
Sungguh perjalanan ini sangat melelahkan. Tetapi Kawan, entah mengapa kita pilih jalan ini. aku pun sempat bertanya kepada diriku mengapa jalan ini yang kupilih. Bahkan orang-orang di sekitar kita pun tidak menghargai, tetapi masih saja kita terus tetap berada di jalan ini.
Banyak yang berkata ini hanyalah pelarian dari akademik kita yang buruk. Atau banyak yang berkata ini adalah manuver agar kita dapat terkenal dengan cepat. Atau yang lebih menyakitkan lagi banyak yang berkata bahwa kita hanyalah sekelompok orang-orang yang kurang kerjaan.
Mereka tidak tahu kalau kita berjuang untuk nilai akademik sembari harus memikirkan program-program kerja yang telah disusun, mengerjakan tugas-tugas di sepinya malam, berselimutkan bintang temaram yang menentramkan hati, dan tidur bersama senandung nyanyian malam.
Kawan, bekerja disaat yang lain terlelap, bersemangat di saat yang lain mengeluh. Berteriak di saat yang lain diam, dan berlari di saat yang lain berjalan. Angkuhnya kita sering bersuara bahwa jalan inilah yang membutuhkan kita. Namun ternyata Kawan, kitalah yang sebenarnya membutuhkan jalan perjuangan ini. Untuk mencari ridho-Nya. Kitalah yang memerlukan jalan ini untuk merasakan anginnya berjuang... Belajar Merawat Indonesia
-dikutip dari buku Belajar Merawat Indonesia-
gambar:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgUCEJftFMaqwUMEU4aR9lXnRoHESqZRvQOEpuplRH3e3sXl5t24dVYMXFa1FxD6AnpoW9n6LWt0vdgZ-RMnE1_wWSv5ksnJNJoCm4MY5l4MLNLVcrZ2Pzsf2aGrgSHd-EMlpM59I-GAnA/s1600/whatever+love+indonesia.jpg
gambar:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgUCEJftFMaqwUMEU4aR9lXnRoHESqZRvQOEpuplRH3e3sXl5t24dVYMXFa1FxD6AnpoW9n6LWt0vdgZ-RMnE1_wWSv5ksnJNJoCm4MY5l4MLNLVcrZ2Pzsf2aGrgSHd-EMlpM59I-GAnA/s1600/whatever+love+indonesia.jpg
Diberdayakan oleh Blogger.
Social Icons
:)
Social Icons
Cari Blog Ini
-
Tidak ada yang melarang orang bermimpi. Seaneh apapun dan semustahil apapun juga sebanyak apapun. Mumpung mimpi masih gratis ya jadi tuli...
-
@syarofina hohoho.. sip2.. semangat mbaaak! yang diomongin ke aku juga jangan cuman ngomong doang yaa! :p Sebaris kalimat yang sebenarnya...
-
Hujan merupakan tetesan molekul air yang turun dari langit dengan membawa rahmat. Air merupakan komponen pokok dalam kehidupan. Hujan...
-
Tuhan.... kalau tak Kau bolehkan aku miliki dia, lalu untuk apa rasa ini Kau cipta? kalau tak Kau bolehkan aku nyatakan cinta, lalu kenapa...
-
Satu untuk Semua. Semua untuk Satu. Slogan itu sudah sering terdengar. Kalimat itu tidak asing dan barangkali sudah familiar dalam k...
-
Tidak banyak waktu yang tersisa di penghujung 2014 ini. Bilangan angka yang terlewati dalam hidupa bahkan telah berubah 23 hari yang lalu. ...
-
Bukan tentang jarak yang tercipta Bukan tentang tempat yang berbeda Bukan pula tentang waktu yang berjeda Ini hanya tentang cerita Ujungnya ...
-
Siapa yang bilang rumah di Jogja itu menyenangkan? Terutama jika jarak tempuh kampus ke rumah merupakan jarak yang ‘tanggung’. Tidak dek...
-
Pasrah, menyerah, kalah Bahkan sebelum semua dimulai Bodoh! Hakikat kehidupan mana yang kau maknai? Hidup itu adalah anugrah ...
-
Aku Rindu,,, Aku rindu dirinya yang akrab dengan al Qur’an. Tiada hari tanpa memembacanya. Hari-harinya banyak dihabiskan untuk berinter...



